Selasa, 15 Juli 2008

MOS,Siswa Baru dan Arti Penting Seorang Orang tua

Dik ayo dik cepetan jalanya....! seorang kakak kelas membentak siswa dari sebuah acara "pengangguran" tahunan pada saat penerimaan siswa baru di sebuah SMA negeri di Semarang,dalam tiga hari,permintaan aneh-aneh dan terkesan "ngerjain" menjadi sebuah PR yang menjengkelkan bagi anak-anak tadi. Saya justru sangat salut dan trenyuh melihat perjuangan dari ortu setiap anak yang mendapat tugas tersebut,mereka dengan gigih,sabar,ikhlas membantu tugas anaknya,pontang-panting kesana kemari,hingga lupa akan makan. Malamnya, ketika anaknya tertidur pulas, mereka memperhatikan wajah anaknya yang kecapaian dan selalu berdoa kepada Allah SWT agar kelak bisa menjadi seorang yang berhasil.Tetapi ada juga yang kurang beruntung dari sekian banyak anak-anak tadi,seorang yatim atau piatu. Mereka dengan sabar dan senyum hangat mengayomi hati jengkel anak yang mengikuti MOS,meringankan rasa capeknya meski dia sendiri merasa capek karena seharian bekerja, meskipun mungkin sudah tak ditemani istri atau suaminya lagi... pernahkah terbayang pada kondisi ini,mudah-mudahan saudara OSIS dari seluruh negeri mau mengerti dan merenung apa sebenarnya manfaat riil dari MOS ini,thanks..